ANOMAN adalah tokoh dalam cerita Ramayana hingga Mahabharata, yang dikenal sebagai mahluk kekasih dewata.
Tokoh wayang ini menerima anugerah Cupumanik Astagina dan ditakdirkan memiliki umur yang panjang, serta kesaktian luar biasa.
Anoman memiliki kemampuan bertiwikrama dan mendapatkan ilmu Aji Sepiangin dari Batara Bayu, Aji Pameling dari Batara Wisnu, serta Aji Mundri dari Resi Subali.
Gaya berbusana Anoman mencerminkan kebesarannya.
Ia mengenakan Pupuk Jarotasem Ngrawit, Gelung Minangkara, Kelatbahu Sigar Blibar, serta Kampuh Poleng berwarna hitam, merah, dan putih.
Aksesorisnya termasuk Gelang Candramurti dan Ikat Pinggang Akar Mimang yang menambah kesan keagungan.
Anoman diangkat menjadi murid Batara Bayu ketika mencari orangtuanya.
Setelah beberapa dewa gagal menaklukkan Anoman yang masih kecil, Batara Bayu mengambil tugas tersebut dan membesarkannya sebagai anak angkat.
Pengalaman ini membawa Anoman pada perubahan hati dan menjadikannya sosok yang pemberani, sopan, setia, dan prajurit ulung yang rendah hati serta teguh pendirian.
Anoman berakhir moksa, meninggalkan dunia fisik di pertapaan Kendalisada, dimana raga dan sukmanya lenyap, menyatu dengan alam semesta. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani