TOKOH wayang Jajahwerka adalah raksasa yang tergolong dalam Kadang Tunggal Bayu, murid dari Batara Bayu dalam dunia pewayangan Jawa.
Kendati berwujud raksasa, Jajahwerka dikenal baik hati. Itulah salah satu keunikannya di antara tokoh-tokoh serupa yang sering digambarkan dengan sifat yang kasar atau jahat.
Dalam pewayangan, Jajahwerka sering muncul dalam lakon "Wahyu Mahkutarama", yang menceritakan usaha Arjuna memperoleh Wahyu Mahkutarama.
Menurut cerita, siapapun yang berhasil memperoleh wahyu ini akan memiliki keturunan yang ditakdirkan menjadi raja di tanah Jawa.
Dalam perjalanannya, Arjuna tahu bahwa Wahyu Mahkutarama dibawa oleh Begawan Kesawasidi.
Wahyu tersebut ditempatkan di Gunung Kutarunggu, yang dijaga oleh Kadang Bayu, termasuk Anoman dan Jajahwerka.
Kesulitan menghadap Begawan Kesawasidi menjadi tantangan besar bagi Arjuna.
Sebab, pertapaan tersebut dilindungi oleh para murid Batara Bayu.
Namun, karena sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Anoman, Arjuna dapat menghadap sang begawan tanpa harus meninggalkan tempat duduknya.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani