Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Para Tokoh Wayang Berumur Panjang: Anoman Menjadi Saksi Perubahan Zaman

Ki Damar • Senin, 30 Desember 2024 | 02:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Anoman titisan Batara Bayu
Ilustrasi tokoh wayang Anoman titisan Batara Bayu

ANOMAN, yang sering diwujudkan dalam rupa kethek putih atau kera putih dalam wayang Jawa, adalah salah satu tokoh paling menonjol dalam wiracarita Ramayana dan Mahabharata.

Berbekal kemampuan berbicara dan berperilaku seperti manusia, Anoman menarik perhatian bukan hanya karena fisiknya tetapi juga karena kebijaksanaan dan keberaniannya.

Sebagai murid Batara Bayu, dewa angin, Anoman memperoleh berbagai kesaktian yang memperkuat perannya dalam berbagai pementasan wayang.

Di antara kesaktiannya adalah Aji Sepiangin yang ia peroleh dari Batara Bayu dan Aji Pameling dari Batara Wisnu, serta Aji Mundri dari Resi Subali, yang juga merupakan pamannya.

Gaya busana tokoh wayang ini menggambarkan kebesaran dan kewibawaan.

Ia mengenakan Pupuk Jarotasem Ngrawit, Gelung Minangkara, Kelat Bahu Sigar Blibar, serta Kampuh Poleng berwarna hitam, merah, dan putih.

Kelengkapannya tidak hanya terbatas pada busana, namun juga termasuk Gelang Candramurti dan Ikat Pinggang Akar Mimang yang melambangkan statusnya yang agung.

Dalam dunia pewayangan, Anoman dikenal memiliki umur yang sangat panjang, yang bertahan hingga era Kerajaan Kediri di bawah kepemimpinan Prabu Jayabaya.

Ini menunjukkan betapa pentingnya peran Anoman dalam sastra Jawa, sebagai simbol kegigihan dan kesetiaan.

Lakon terakhir dari Anoman dalam wiracarita Jawa sering kali berakhir dengan moksanya, sebuah akhir yang memenuhi perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi dan pengorbanan. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Mahabharata #ramayana #Tokoh #anoman #wayang