TOKOH wayang Antareja adalah putra pertama Werkudara (Bima) dan Dewi Nagagini.
Ketika ia marah dan menyemburkan ludahnya, lawan yang terkena bisa lumpuh bahkan sampai mati.
Lebih mengerikan lagi, jika jejak kaki lawan dijilatnya, maka mereka bisa meninggal.
Bahkan, ia gugur setelah menjilat jejak kakinya sendiri.
Antareja dikenal sebagai sosok yang jujur, pendiam, berbakti pada yang lebih tua, dan penuh kasih sayang kepada yang lebih muda.
Ia juga memiliki jiwa pengorbanan yang besar dan kepercayaan yang kuat kepada Sang Maha Pencipta.
Antareja menikah dengan Dewi Ganggi, putri Prabu Ganggapranawa, raja ular di Tawingnarmada.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Arya Danurwenda.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani