Jawa Pos Radar Madiun - Pada 2023 lalu Satuan Angkutan Perairan (Satangar) Pusat Perbekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) menerima satu unit tank boat dari Kementerian Pertahanan RI.
Alutsista yang diberi nama Antasena itu dapat diandalkan untuk melaksanakan operasi ralasuntai (rawa, laut, sungai, dan pantai).
Tank boat Antasena dibuat oleh PT Pindad bekerja sama dengan PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri, dan PT Hariff.
Dikutip dari website resmi PT Pindad, tank boat Antasena mampu mengangkut hingga 60 personel dan 5 orang kru.
Kapal tempur ini memiliki kecepatan maksimum 40 knot serta daya jelajah hingga 600 Nautical mile.
Antasena dilengkapi senjata utama RCWS kanon kaliber 30 mm dan 2 senapan mesin 12,7 mm.
Tank boat ini mampu meluncur hingga 74 km per jam.
Lambung tank boat Antasena terbuat dari komposit karbon.
Material itu memiliki kekuatan10 kali kekuatan baja, tapi bobotnya ringan.
Sekadar diketahui, tokoh Antasena hanya ada di lakon wayang Jawa.
Dia adalah putra bungsu Bima, buah perkawinan dengan Dewi Urangayu, putri Batara Baruna.
Antasena memiliki sifat pemberani dan pembela kebenaran.
Dalam membela kebenaran, siapa saja berani dia lawan, dewa sekalipun.
Antasena kebal segala jenis senjata karena memiliki kulit yang terlindung sisik udang.
Dia juga punya pedang sakti bernama Gadaiswara yang mampu memancarkan api dan petir. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto