PRABU rabu Drupada, yang dikenal di masa mudanya sebagai Arya Sucitra, adalah putra dari Arya Dupara dari Hargajambangan, turunan Bathara Brahma.
Arya Sucitra mempunyai hubungan dekat sebagai saudara seperguru dengan Bambang Kumbayana (Resi Drona).
Mencari pengalaman, ia pergi ke Astina untuk mengabdi kepada Prabu Pandudewanata.
Atas dedikasi dan kesetiaannya, Prabu Pandu mengatur pernikahannya dengan Dewi Gandawati dari Pancala.
Dari pernikahan ini, mereka memiliki anak-anak nan dibanggakan.
Termasuk Dewi Drupadi dan Arya Drestadyumna.
Di Pancala, sebuah negeri yang menghargai kesederhanaan dan tata kenegaraan yang lurus, Drupada dan keluarganya memilih untuk menggunakan gelung keling.
Itu adalah simbol kebanggaan dan kepemimpinan mereka, menghindari penggunaan mahkota yang lebih mewah.
Tak heran Drupada menjadi salah satu contoh pemimpin sederhana.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani