Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sebagai Juru Tulis Kadewatan, Batara Penyarikan Punya Catatan Nasib Pandawa dan Kurawa

Ki Damar • Minggu, 12 Januari 2025 | 03:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Batara Penyarikan
Ilustrasi tokoh wayang Batara Penyarikan

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

BATARA Penyarikan, putra dari Sanghyang Parma dan cucu dari Sanghyang Taya—adik dari Sanghyang Wenang—mempunyai saudara kandung yang terkenal.

Ia yakni Batara Darma, yang diakui sebagai dewa keadilan.

Di antara para dewa, Batara Penyarikan memiliki keahlian unik yang membedakannya, yaitu keahlian dalam kaligrafi dan kemampuan menulis dengan cepat yang luar biasa.

Dikenal dengan daya ingatan yang tajam, Batara Penyarikan mampu mengingat segala sesuatu yang pernah ia dengar atau lihat dengan detail yang sempurna.

Ia juga sangat terampil dalam menjaga rahasia, sebuah keterampilan yang sangat dihargai di kalangan dewata.

Oleh karena itu, Batara Guru menugaskannya sebagai juru tulis kadewatan.

Tugasnya adalah mencatat dan mendokumentasikan semua hasil persidangan dan keputusan yang telah diambil oleh para dewa, menjadikannya semacam sekretaris bagi mereka.

Menjelang pecahnya perang Baratayudha di tegal Kurusetra, pertarungan antara keluarga Pandawa dan Kurawa, Batara Penyarikan memiliki peranan yang sangat penting.

Bersama dengan Bathara Kuwera, ia ditugaskan untuk mencatat hasil sidang para dewa yang menentukan lawan-lawan yang akan saling berhadapan dalam perang tersebut.

Juga rahasia kematian setiap senapati perang dari kedua belah pihak.

Peranannya dalam menjaga catatan keputusan dan nasib para pahlawan dalam perang menjadi kunci penting dalam pelaksanaan dan kesimpulan dari epik tersebut.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#dewa #kurawa #Pandawa #Tokoh #wayang #batara