Seri Cerita Pusaka Wayang oleh Ki Damar*
JAMUS Kalimasada adalah pusaka berbentuk kitab sakti milik Prabu Yudhistira, pemimpin para Pandawa.
Kitab ini tidak hanya menjadi simbol kebijaksanaan, tetapi juga dianggap sebagai pelindung utama Kerajaan Amarta.
Dalam salah satu kisah pewayangan Jawa, Jamus Kalimasada berasal dari jasad Prabu Kalimantara, seorang raja yang menyerang kahyangan.
Baca Juga: Penguasa Tiga Jagat Wayang, Tak Heran Batara Guru Adalah Tokoh Paling Dihormati
Setelah dikalahkan oleh Resi Satrukem, jasad Kalimantara berubah menjadi kitab sakti ini.
Kitab ini diwariskan secara turun-temurun hingga sampai ke tangan Yudistira. Di antara pusaka-pusaka Pandawa, Jamus Kalimasada menempati posisi paling sakral.
Kisah-kisah pewayangan sering kali mengisahkan upaya musuh-musuh Pandawa untuk mencuri pusaka ini.
Namun, Jamus Kalimasada selalu kembali ke tangan pemiliknya, menunjukkan bahwa kekuatan sejati hanya berada di pihak yang benar.
Selain itu, Jamus Kalimasada melambangkan hubungan antara dunia manusia dan dewa. Kitab ini berisi ajaran-ajaran kebajikan yang menjadi pedoman hidup para Pandawa.
Keberadaan Jamus Kalimasada tidak hanya menjadi kebanggaan Amarta tetapi juga simbol keagungan moral yang abadi.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani