Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Prabu Kariti Bagian 1, Keresahan Para Bidadari Kahyangan

Ki Damar • Kamis, 23 Januari 2025 | 02:00 WIB
Ilustrasi cerpen lakon wayang Prabu Kariti
Ilustrasi cerpen lakon wayang Prabu Kariti

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

DI sebuah kerajaan di Kahyangan Karang Kaindran, Batara Indra memberikan anugerah kepada seorang satria yang berjasa besar bagi para dewa dan Kahyangan Suralaya.

Satria tersebut diberi tahta untuk merajai Kahyangan Suralaya dan dianugerahi banyak bidadari.

Para bidadari dengan senang hati melayani sang raja atas perintah Batara Indra.

Selain itu, sang raja juga dikenal sangat tampan, menambah daya tariknya di mata para bidadari.

Namun, suasana di kerajaan tersebut berubah muram ketika sang raja, Prabu Kariti, terlihat gelisah di singgasananya.

Ia sering berdiri dan terlihat tidak nyaman.

Para bidadari seperti Batari Supraba dan Batari Wilutama mencoba menghiburnya.

Batari Supraba tampak gundah.

"Duh, Sinuwun, ada apa gerangan? Paduka terlihat sangat resah. Apakah ada kesalahan dalam pelayanan kami? Atau apakah kami sudah tidak menarik lagi di hadapan Paduka?"

Batari Wilutama menyahut.

"Maafkan kami, Sinuwun, jika selama ini pelayanan kami mengecewakan. Kami berjanji akan memperbaiki diri. Namun, jika Paduka terus seperti ini, Pukulun Bathara Indra akan murka kepada kami, dan kami akan mendapat hukuman."

Prabu Kariti turun dari singgasana dan mendekati para bidadari.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#bidadari #batari #Kahyangan #Lakon #wayang