Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Miris! Tokoh Wayang Ini Mendapat Penghinaan Luar Biasa dalam Perang Baratayudha

Ki Damar • Senin, 27 Januari 2025 | 02:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Durna ahli memanah
Ilustrasi tokoh wayang Durna ahli memanah

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

PADA malam hari, Resi Durna kembali ke pesanggrahan Bulupitu bersama Aswatama dan Sengkuni.

Ia berpesan kepada Aswatama untuk tidak maju ke medan perang Baratayudha terlebih dahulu.

Esok harinya, Durna kembali bertempur di medan perang seperti biasa, menewaskan banyak prajurit Pandawa.

Durna kemudian bertarung dengan Prabu Drupada, rekannya semasa muda yang satu perguruan dengan Rama Bargawa.

Pertarungan berlangsung lama, namun Prabu Drupada akhirnya tewas di tangan Durna. Kematian Drupada membuat posisi senopati Pandawa kosong.

Atas permintaan Drupada, Drustajumena meminta izin kepada Kresna untuk melawan Durna.

Awalnya, Kresna ragu apakah Drustajumena melakukannya demi balas dendam atas kematian ayahnya atau demi tugas sebagai ksatria. Setelah yakin, Kresna memberi izin.

Pertarungan antara Durna dan Drustajumena berlangsung sengit.

Karena usia Durna yang sudah tua, tenaganya terkuras, dan ia akhirnya tewas dipenggal oleh Drustajumena.

Kepalanya dijadikan seperti bola sepak sebagai bentuk penghinaan.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Durna #Baratayudha #Tokoh #wayang