Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Aswatama Kandas Bagian 4, Sentuhan Lelaki yang Lain

Ki Damar • Rabu, 29 Januari 2025 | 03:30 WIB
Ilustrasi lakon wayang Aswatama Kandas
Ilustrasi lakon wayang Aswatama Kandas

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

KETIKA berhasil menangkap Dewi Anggraeni, Aswatama merasa sangat senang karena bisa menyentuh sang prameswari.

Ia mencium aroma wangi yang belum pernah ia temui di dunia ini. Namun, setelah kondisi aman, Dewi Anggraeni segera melepaskan diri dari pelukannya.

“Maafkan saya, Sang Dewi. Saya hanya menjalankan amanat Sinuwun Ekalaya untuk menjaga Paduka,” kata Aswatama.

“Terima kasih atas pertolonganmu. Tapi jangan bicarakan kejadian ini kepada siapapun. Selama ini, aku tidak pernah disentuh pria selain suamiku,” tegas Dewi Anggraeni.

Di dalam padepokan, Bambang Ekalaya berbicara dengan Resi Durna mengenai niatnya untuk berguru.

“Hmm, anak Prabu Paranggelung, aku sudah berjanji kepada Resi Bisma bahwa aku tidak akan menerima murid lain kecuali mereka yang berdarah Barata,” kata Durna.

Mendengar itu, Bambang Ekalaya cukup kecewa.

“Duh Panembahan, apakah itu watak seorang guru? Guru adalah orang yang mendarmakan dirinya bagi siapa saja yang ingin menuntut ilmu,” jawab Ekalaya.

“Jika seorang guru membatasi siapa saja yang berhak menerima ilmunya, bukankah itu berarti guru tersebut tidak tahu diri?” sambungnya.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Durna #aswatama #Lakon #wayang #Anggraeni