Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kisah Parikesit, Penerus Yudhistira yang Memimpin Astina dengan Adil tapi Tewas Mengenaskan

Ki Damar • Jumat, 31 Januari 2025 | 04:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Parikesit
Ilustrasi tokoh wayang Parikesit

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

RADEN Parikesit adalah putra dari Abimanyu alias Angkawijaya dengan permaisuri Dewi Utari.

Ia lahir sebagai anak yatim, karena ketika masih dalam kandungan, ayahnya gugur di medan Perang Baratayudha.

Parikesit lahir di istana Astina, setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina.

Usai Prabu Yudhistira mengundurkan diri, Parikesit naik tahta sebagai raja Astina.

Ia dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, jujur, dan adil. Dari pernikahannya, ia memiliki lima permaisuri dan delapan orang putra.

Dengan Dewi Puyangan, memiliki anak Ramayana dan Pramasata.

Dari Dewi Gentang, putrinya bernama Dewi Tamioyi.

Dengan Dewi Satapi atau Dewi Tapen, keturunannya adalah Yudayana dan Dewi Pramasti.

Sementara dengan Dewi Impun, ia memiliki anak bernama Dewi Niyedi.

Sedangkan dari Dewi Dangan dua keturunan, yakni Ramaprawa dan Basanta.

Dalam Adiparwa, diceritakan bahwa akhir hidupnya sangat tragis. Ia meninggal karena digigit Naga Taksaka, sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi.

Kutukan itu terjadi karena Prabu Parikesit mengalungkan bangkai ular hitam di leher seorang brahmana bernama Bagawan Sarmiti.

Ayah dari Brahmana Granggi itu kemudian sakit hati lalu mengutuknya.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#yudhistira #abimanyu #Tokoh #parikesit #wayang