Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*
Di taman Argasoka, Dewi Sinta dan Dewi Trijata sedang bercengkerama. Dewi Sinta terus mengisahkan cintanya pada Rama Wijaya.
"Maafkan aku, Sang Dewi," ujar Trijata, "Aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya bisa menemani dan melindungimu, tapi aku tidak bisa membebaskanmu."
Dewi Sinta tersenyum lembut.
"Tidak apa-apa, Trijata. Aku tahu kau tidak bisa membantah perintah Prabu Dasamuka. Aku berterima kasih karena kau selalu setia menemaniku."
Tiba-tiba, kedatangan Gunawan Wibisana mengejutkan mereka.
"Sembah sujud hamba kepada Kanjeng Rama," ucap Trijata dengan hormat.
"Berdirilah, Anakku," sahut Gunawan lembut. "Aku datang untuk berpamitan."
Trijata terkejut. "Ayah? Kenapa? Mau kemana Ayah? Dan kenapa wajah Ayah penuh luka seperti ini?"
Gunawan tersenyum pahit. "Aku telah diusir dari Alengka. Aku tidak tahu ke mana aku harus pergi. Yang penting, kau harus tetap bertahan dan menjaga dirimu baik-baik, Anakku."
Dewi Sinta menatap Gunawan penuh iba. "Apakah benar kau diusir dari Alengka?"
"Benar, Sang Dewi," jawab Gunawan pelan.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani