Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Saudara Semar dan Batara Guru Ini Bertugas Jadi Pamong Para Ksatria Angkara Murka

Ki Damar • Minggu, 9 Februari 2025 | 03:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Togog
Ilustrasi tokoh wayang Togog

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

DALAM kisah Kadewatan, diceritakan bahwa Sanghyang Wenang mengadakan sayembara untuk menentukan siapa yang berhak menjadi penguasa kahyangan di antara ketiga anaknya.

Anak-anak itu lahir dari satu butir telur.

Kulit telur menjadi Batara Antaga (Togog), Putih telur menjadi Batara Ismaya (Semar).

Sementara, kuning telur menjadi Batara Manikmaya (Batara Guru).

Sayembara itu mengharuskan mereka menelan dan memuntahkan kembali Gunung Jamurdipa.

Togog mencoba pertama, tetapi gagal. Mulutnya robek hingga menjadi dower karena memaksakan diri menelan gunung yang terlalu besar.

Akibatnya, ia kalah dalam sayembara dan diturunkan ke bumi.

Di dunia, Togog diberi tugas sebagai pamong para ksatria yang berwatak angkara murka, mendampingi mereka dan mencoba memberi nasihat.

Ia ditemani Bilung (Sarawita), yang tercipta dari hawa nafsunya melalui sabda sakti Sanghyang Wenang.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#batara guru #Tokoh #semar #wayang #togog