Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
MEDAN Perang Baratayudha bukan hanya menjadi milik kaum adam. Para prajurit perempuan juga menunjukkan aksi terhebatnya di sini.
Srikandi, salah satunya. Istri tokoh wayang Arjuna itu memang memilih berlatih perang dibandingkan menjadi permaisuri yang lemah lembut.
Saat Perang Baratayudha pecah, Srikandi memimpin pasukan putri dan menjadi satu-satunya senapati wanita di medan perang.
Keahliannya dalam memanah membuatnya ditakuti musuh.
Bahkan Duryudana tidak menyangka Pandawa memiliki pasukan perempuan yang begitu kuat.
Puncak kejayaannya adalah saat ia berhasil membunuh Resi Bisma, panglima utama Kurawa yang tak terkalahkan selama puluhan tahun.
Karena Bisma memiliki pantangan tidak boleh melawan perempuan, panah Srikandi mampu menumbangkannya, sesuatu yang tidak bisa dilakukan ksatria manapun.
Namun, Basukarna akhirnya menemukan cara untuk memukul mundur Srikandi.
Ia memanah kemben (pakaian) Srikandi, membuatnya terlepas di medan perang. Merasa malu, Srikandi mundur dari pertempuran.
Kejadian ini membangkitkan kemarahan Arjuna, yang akhirnya bertekad penuh untuk membunuh Basukarna.
Tanpa peristiwa ini, Arjuna mungkin masih ragu untuk melawan kakaknya sendiri.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani