Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
RADEN Utara adalah putra Prabu Matswapati dari Wirata dan adik dari Resi Seta serta Raden Wratsangka.
Ia tinggal di Kasatrian Cemarajajar dan meskipun baru berusia 17 tahun, Raden Utara telah dipercaya sebagai senopati pertama pasukan Pandawa yang turun ke medan perang Baratayudha.
Hal ini terjadi karena Prabu Matswapati telah bersumpah bahwa pasukan Wirata harus maju terlebih dahulu sebelum Pandawa memasuki medan laga.
Dengan gagah berani, Raden Utara bertempur menghadapi Resi Bisma, seorang senopati Astina yang sangat disegani karena kekuatannya yang luar biasa.
Namun, dalam pertempuran yang sengit itu, Prabu Salya, salah satu senopati Kurawa, turut serta membantu Bisma.
Salya yang terkenal sebagai ahli dalam ilmu perang dan panah, akhirnya berhasil menembakkan panah ke tubuh Raden Utara, menyebabkan tubuhnya lemah dan tak berdaya.
Badannya pun roboh ke tanah, dan darah membasahi medan laga Tegal Kurusetra.
Kematian Raden Utara menjadi pukulan besar bagi Pandawa, sebab ia adalah senopati pertama yang gugur di hari pertama Perang Baratayudha
Kesedihan menyelimuti pasukan Wirata, terutama Resi Seta, yang bersumpah akan membalas kematian adiknya dengan darah para Kurawa.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani