Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dendam kepada Arjuna, Raja Ular Bela Pihak Kurawa di Perang Baratayudha

Ki Damar • Rabu, 19 Februari 2025 | 01:45 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Hardawalika
Ilustrasi tokoh wayang Hardawalika

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

PRABU Hardawalika adalah putra dari Prabu Naga Gombang, seorang raja ular yang memiliki kekuatan luar biasa.

Dalam Perang Baratayudha, Hardawalika memutuskan untuk membantu Kurawa, bukan karena kesetiaan.

Tetapi karena dendam pribadi kepada Arjuna.

Dendam ini bermula saat Prabu Naga Gombang tewas di tangan Arjuna, ketika Pandawa berada dalam pengasingan di Hutan Kamyaka.

Sebagai putra sang raja ular, Hardawalika merasa terpanggil untuk membalaskan kematian ayahnya.

Ketika melihat kereta perang Basukarna melesat di medan pertempuran, Hardawalika menyergap dan menawarkan bantuan.

Namun, Basukarna menolak mentah-mentah. Baginya, perang ini adalah pertarungan kehormatan.

Jika Arjuna harus mati, maka ia harus mati di tangannya sendiri, bukan karena bantuan pihak lain.

Namun, Hardawalika tidak menyerah. Ia tetap maju dan berniat membunuh Arjuna dengan kemampuannya yang bisa berubah menjadi ular raksasa.

Saat ia bersiap melancarkan serangan, Basukarna justru mengarahkan panahnya ke Hardawalika.

Basukarna tidak rela adiknya, Arjuna, tewas di tangan orang lain.

Baginya, Arjuna hanya boleh kalah oleh tangan seorang kesatria sejati, bukan oleh makhluk lain yang tidak memiliki kehormatan sebagai satria.

Di saat yang bersamaan, Arjuna juga telah membidik leher Basukarna.

Dua panah melesat bersamaan. Panah Arjuna menghujam Basukarna, sementara panah Basukarna membunuh Hardawalika.

Tubuh Hardawalika yang telah berubah menjadi ular raksasa terjatuh ke kereta Arjuna.

Arjuna terkejut dan merasa bersalah, bukan karena kematian Hardawalika, tetapi karena menyadari bahwa Basukarna menyelamatkan nyawanya dengan membunuh Hardawalika.

Kejadian ini semakin menambah kesedihan dan dilema batin Arjuna.

Karena meskipun ia telah membunuh kakaknya sendiri, Basukarna tetap memperlakukan Arjuna sebagai adiknya hingga akhir hayatnya.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#kurawa #Baratayudha #Tokoh #arjuna #wayang