Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dengan Panah Pasupati, Arjuna Habisi Tokoh Penting Kurawa di Perang Baratayudha

Ki Damar • Kamis, 20 Februari 2025 | 22:33 WIB
Ilustrasi senjata Pasupati
Ilustrasi senjata Pasupati

Seri Cerita Senjata Wayang di Perang Baratayudha, oleh Ki Damar*

PANAH Pasupati adalah salah satu senjata sakti milik Raden Arjuna, panengah Pandawa.

Panah ini memiliki ujung berbentuk wulan tumanggal atau bulan sabit, yang dirancang khusus untuk memenggal kepala musuh.

Panah sakti ini diperoleh Arjuna dari Batara Guru, sebagai anugerah atas tapa brata yang ia lakukan dalam lakon Arjunawiwaha.

Sebagai pusaka yang diberikan langsung oleh dewa, Pasupati memiliki kekuatan luar biasa, hanya dapat digunakan pada saat-saat genting, ketika amarah dan tekad Arjuna telah mencapai puncaknya.

Dalam sejarah penggunaannya, panah ini pertama kali dipakai untuk membunuh Raja Raksasa Niwatacaraka, yang berambisi mempersunting Dewi Supraba.

Namun, Pasupati mencapai puncak kehebatannya di Perang Baratayudha.

Ia menghanisi Jayadrata, sosok yang bertanggung jawab atas kematian Raden Abimanyu, putra Arjuna.

Dalam amarah yang membara, Arjuna menghunus Pasupati dan menembus kepala Jayadrata dalam satu bidikan.

Ia juga mengakhiri hidup Adipati Karna.

Pertarungan Arjuna dengan Basukarna (Adipati Karna) adalah salah satu duel paling ikonik dalam Baratayudha.

Hanya Pasupati yang mampu menandingi kekuatan Karna.

Arjuna tidak ingin menggunakan panah biasa, karena ia ingin memastikan kakaknya gugur dalam kesempurnaan, sehingga jiwanya masuk ke Kasuargan (surga para kesatria).

Karena kedahsyatan panah ini, siapa pun musuh yang melihatnya akan gemetar ketakutan.

Bagaikan berhadapan langsung dengan Batara Yama Dipati, sang dewa kematian, mereka tak mampu bergerak, menyadari bahwa ajal sudah di depan mata.

Pasupati bukan sekadar senjata, melainkan simbol keadilan dan pembalasan bagi Arjuna, yang hanya ia gunakan ketika benar-benar dibutuhkan.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#panah #senjata #Baratayudha #arjuna #wayang