Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
DEWI Subadra, putri Raja Mandura dan Badrahini, punya banyak nama.
Ia dikenal pula sebagai Dewi Sumbadra, Dewi Mrenges, Dewi Rara Ireng, Dewi Bratajaya, atau Dewi Kendengpamali.
Dewi Subadra diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati, istri Bathara Wisnu. Ia memiliki sifat setia, murah hati, baik budi, sabar, serta selalu menjunjung kesopanan dan tata krama (jatmika).
Dewi Subadra menikah dengan Raden Arjuna, satria Pandawa putra Prabu Pandu dan Dewi Kunti.
Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang putra bernama Angkawijaya (Abimanyu).
Namun, kesetiaan Subadra diuji ketika Arjuna ingin menikah lagi dengan Dewi Srikandi, seorang wanita dari Pancala.
Subadra merasa sakit hati, karena ia tidak rela berbagi suami dengan wanita lain. Arjuna pun memberi dua pilihan, tetap menikah atau diceraikan.
Karena cintanya yang besar, Subadra akhirnya merelakan suaminya menikah lagi, meski hatinya terluka.
Dalam beberapa versi kisah pedalangan, bahkan diceritakan bahwa Subadra sendiri yang menjadi mak comblang bagi Arjuna dan Srikandi.
Baginya, daripada kehilangan Arjuna, lebih baik ia menuruti kemauan sang suami.
Bagi Dewi Subadra, Arjuna adalah lelaki satu-satunya yang membuatnya jatuh cinta.
Meskipun ia harus bersaing dengan banyak istri lainnya, hal itu tidak membuat cintanya pudar. Justru, ia menghadapi semuanya dengan ketegaran dan tetap setia hingga akhir hayatnya.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani