Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
DEWI Sinta adalah putri Prabu Janaka, raja Negara Mantili atau Mithila. Ia diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati, istri Batara Wisnu.
Selain dikenal karena kecantikannya, Dewi Sinta juga memiliki kesetiaan yang luar biasa, sikap sopan santun (jatmika), serta hati, pikiran, dan ucapan yang suci (trilaksita).
Dewi Sinta menikah dengan Ramawijaya, putra Prabu Dasarata dan Dewi Kusalya dari Ayodya. Namun, takdir berkata lain.
Rama yang seharusnya menjadi raja Ayodya justru diusir akibat janji ayahnya kepada Dewi Kekayi, yang meminta Barata menjadi raja.
Tanpa ragu, Dewi Sinta memilih untuk ikut menemani Rama, meski harus hidup di pengasingan.
Namun, penderitaannya tidak berhenti di situ. Ia diculik oleh Rahwana, raja Alengka, dan disekap selama bertahun-tahun.
Selama 10 tahun, Dewi Sinta hidup dalam kesendirian dan kesetiaan, menunggu Rama datang menyelamatkannya.
Hingga akhirnya, Perang Alengka pecah, Rama berhasil membunuh Rahwana, dan Sinta akhirnya bisa bertemu kembali dengan suaminya.
Namun, cobaan kembali datang. Rama meragukan kesucian Sinta, mengira bahwa ia telah ternoda selama di Alengka.
Untuk membuktikan kesuciannya, Dewi Sinta memilih masuk ke dalam kobaran api.
Jika dirinya telah ternoda, maka ia akan terbakar. Tetapi jika ia masih suci, api tidak akan menyentuhnya.
Keajaiban terjadi! Sinta tetap utuh tanpa luka sedikit pun.
Rama akhirnya menyadari kesalahannya dan memeluk Sinta dengan penuh penyesalan.
Sinta tidak hanya membuktikan kesetiaannya, tetapi juga menunjukkan bahwa cinta sejati selalu bertahan meski dihadapkan pada ujian yang berat.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani