Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Prabu Bandung Naga Sewu Bagian 4, Robohnya Sang Prabu Baladewa

Ki Damar • Jumat, 7 Maret 2025 | 01:15 WIB
Ilustrasi lakon wayang Prabu Bandung Naga Sewu
Ilustrasi lakon wayang Prabu Bandung Naga Sewu

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

PERKELAHIAN sengit pecah antara Patih Udawa dan Patih Nagabanda.

Meski bertarung dengan gagah berani, Patih Udawa akhirnya kalah dan tubuhnya diikat erat oleh Patih Nagabanda.

Melihat rekannya dalam keadaan terdesak, Arya Setyaki maju ke medan pertempuran untuk menghadapi Patih Nagabanda.

Pertarungan pun berlangsung semakin sengit, saling serang tanpa henti.

Sementara itu, di sisi lain, Prabu Baladewa yang semakin murka langsung melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Raden Bayubraja.

Namun, Bayubraja tetap bertahan dan tidak sedikit pun membalas serangan tersebut.

Sikap Bayubraja yang hanya bertahan tanpa melawan justru membuat Prabu Baladewa semakin kalap.

Ia merasa diremehkan dan semakin memperhebat serangannya.

Namun, setelah sekian lama bersabar, Raden Bayubraja akhirnya kehilangan kesabarannya.

Dengan sekali semburan api dari ajian saktinya, Prabu Baladewa roboh tak berdaya.

Di saat yang sama, Patih Nagabanda juga berhasil mengalahkan Arya Setyaki. Setyaki pun mengalami nasib yang sama dengan Udawa, tubuhnya terikat rapat sebagai tawanan.

Kini, yang tersisa hanyalah Raden Samba, putra Prabu Kresna.

Dengan tenang dan penuh percaya diri, Raden Samba menghadapi Bayubraja dan Nagabanda.

"Saat ini Prabu Kresna pergi. Sebagai putranya, aku yang mewakilinya di Dwarawati. Jika tujuan kalian menguasai kerajaan ini, maka aku akan menyerahkan," kata Samba.

Namun, Raden Bayubraja dan Patih Nagabanda menegaskan kembali bahwa mereka tidak memiliki niat untuk merebut Dwarawati.

Mereka hanya ingin menyampaikan pesan dari Prabu Bandung Naga Sewu kepada Prabu Kresna.

Lantaran Prabu Kresna sedang tidak ada di tempat, mereka memutuskan untuk kembali ke Astina.

Sebelum pergi, mereka melepaskan Udawa dan Setyaki.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#baladewa #Kresna #Lakon #wayang