Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 41, Bocah Lucu Berjuluk Si Angin Salju Itu Merindukan Ayahnya

AA Arsyadani • Minggu, 9 Maret 2025 | 23:00 WIB
Swat Hong bersama Liu Bwee menanti kepulangan Pangeran Han Ti Ong
Swat Hong bersama Liu Bwee menanti kepulangan Pangeran Han Ti Ong

Jawa Pos Radar Madiun – Keluarga kerajaan Pulau Es memiliki tradisi kuat dalam menjaga garis keturunannya.

Para pangeran biasanya menikah dengan saudara sepupu mereka sendiri.

Hal demikian dilakukan agar darah bangsawan tetap terjaga.

Namun, Pangeran Han Ti Ong punya jalan hidup berbeda.

Dia menolak tradisi tersebut dan justru memilih cinta sejatinya dari kalangan rakyat biasa.

Cinta Sejati di Pulau Es

Han Ti Ong jatuh cinta pada Liu Bwee, seorang gadis cantik dari keluarga nelayan yang menjadi pengikut kerajaan Pulau Es.

Tidak seperti leluhur-leluhurnya yang hanya mengambil wanita rakyat biasa sebagai selir, Han Ti Ong menjadikan Liu Bwee sebagai satu-satunya istri.

Lahirnya Putri Han Swat Hong

Dari pernikahan ini, lahirlah seorang putri bernama Han Swat Hong, yang berarti "Angin Salju."

Nama ini diberikan karena saat ia lahir, Pulau Es tengah dilanda badai salju yang dahsyat.

Sejak kecil, Swat Hong menunjukkan bakat luar biasa seperti ayahnya.

Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, ceria, dan memiliki semangat petarung yang tinggi.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 35, Tiba-Tiba Pria Misterius Muncul di Atas Pohon, Siapa?

Kerinduan di Pulau Es

Pada suatu hari, Swat Hong, yang saat itu masih berusia enam tahun, duduk termenung di tepi pantai Pulau Es.

Ia merindukan ayahnya yang telah pergi selama tiga bulan.

Dalam kesedihannya, ia bertanya kepada ibunya, Liu Bwee, apakah ia juga merindukan sang pangeran.

Percakapan penuh kehangatan antara ibu dan anak ini menggambarkan hubungan erat dalam keluarga Han Ti Ong.

Perjalanan Sang Putri

Kisah Han Swat Hong baru dimulai.

Sebagai putri keturunan Pulau Es, ia mewarisi semangat dan kekuatan dari ayahnya.

Namun, takdir membawanya pada perjalanan yang akan menguji ketangguhannya.

Cuplikan kisah Bu Kek Siansu akan terus dikupas dalam Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo