Jawa Pos Radar Lawu - Perjalanan Han Ti Ong dan Sin Liong menuju Pulau Es kembali terhenti ketika mereka menemukan seorang wanita tak sadarkan diri di bawah pohon.
Sin Liong yang penuh welas asih segera mendekatinya, sementara Han Ti Ong tetap waspada.
Siapakah Wanita yang Ditemukan Sin Liong?
Saat Sin Liong memeriksa wanita tersebut, ia menemukan bahwa kondisinya sangat mengenaskan—penuh kotoran dan ketakutan.
Namun, begitu terbangun, wanita itu justru menyerang Sin Liong secara membabi buta.
Han Ti Ong Mengenali Identitasnya
Wanita itu meneriakkan nama Pat-jiu Kai-ong dan mengungkapkan dendamnya atas kematian dua belas suheng dari Bu-tong-pai.
Han Ti Ong pun menyadari bahwa wanita tersebut kemungkinan adalah pendekar dari Bu-tong-pai.
Han Ti Ong Menggunakan Jarum Emas untuk Menolong
Dalam kondisi mental yang terguncang, wanita itu semakin sulit dikendalikan.
Han Ti Ong kemudian menggunakan teknik pengobatan jarum emas, menusukkannya ke tiga titik penting untuk meredakan gangguan mentalnya.
Perlahan, tatapannya menjadi lebih tenang.
Sin Liong Memohon agar The Kwat Lin Dibawa Serta
Melihat kondisi wanita itu, Sin Liong memohon kepada gurunya agar mereka membawa serta dan merawatnya hingga sembuh.
Awalnya, Han Ti Ong ragu, tetapi akhirnya setuju.
Han Ti Ong Membawa The Kwat Lin ke Pulau Es
Dengan kecepatan luar biasa, Han Ti Ong mengempit The Kwat Lin di satu ketiak dan Sin Liong di ketiak lainnya, melanjutkan perjalanan ke Pulau Es.
Namun, di dalam hatinya, Han Ti Ong merasa ada sesuatu yang sulit ia akui.
Di Pulau Es, Swat Hong dan Liu Bwee telah menantikan kedatangan mereka.
Bagaimana nasib The Kwat Lin selanjutnya?
Ikuti terus kisah Bu Kek Siansu dalam Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani