Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Para Tokoh Wayang Gagal Naik Tahta: Didera Cobaan Bertubi, Ramawijaya Relakan Mahkota Raja

Ki Damar • Rabu, 12 Maret 2025 | 01:15 WIB
Ilustrasi lakon wayang Rama Tundhung
Ilustrasi lakon wayang Rama Tundhung

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

RADEN Ramawijaya, juga dikenal dengan nama Ramayana, Ramaragawa, Ramacandra, Ramabadra, Rawadewa, dan Raguputra, adalah putra Prabu Dasarata dengan Dewi Kusalya dari Kerajaan Ayodya.

Sebagai putra mahkota, Ramawijaya seharusnya naik tahta menggantikan ayahnya.

Namun, karena Dewi Kekayi—ibu tirinya—memaksa Prabu Dasarata memenuhi janjinya, maka tahta Ayodya diberikan kepada Barata, bukan kepada Rama.

Tidak hanya kehilangan hak atas takhta, Rama juga harus menjalani pengasingan selama 13 tahun.

Namun, dalam pengasingan itulah Ramawijaya menemukan jalan spiritualnya, menjadikannya lebih kuat dan bijaksana.

Di dalam pengasingan, ia bertemu Sugriwa, raja kera Negara Guakiskenda, dan mendirikan Kerajaan Pancawati.

Setelah Dewi Sinta diculik Rahwana, Ramawijaya bersekutu dengan Sugriwa dan pasukan kera untuk menggempur Alengka.

Setelah Rahwana dikalahkan dan Sinta berhasil diselamatkan, Rama tetap memilih menjadi raja Pancawati, sementara Barata tetap memerintah di Ayodya.

Namun, sebagai bentuk pengakuan, Ramawijaya sendiri yang melantik Barata sebagai raja dan memberinya ilmu kepemimpinan bernama Asthabrata (Wahyu Mahkota Rama).

Meskipun Rama tidak memerintah Ayodya, ia tetap menjadi raja yang dihormati dan namanya abadi dalam sejarah sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Rahwana #Ramawijaya #sinta #Tokoh #wayang