Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 56, Teror Para Pengendali Binatang Berbisa

AA Arsyadani • Jumat, 14 Maret 2025 | 02:15 WIB
Sin Liong tak gentar menentang bahaya menuju Pulau Neraka.
Sin Liong tak gentar menentang bahaya menuju Pulau Neraka.

Jawa Pos Radar Madiun - Pulau Neraka bukan hanya dihuni oleh binatang berbisa, tetapi juga manusia-manusia buangan yang telah berubah menjadi liar.

Sin Liong, yang sedang mencari Swat Hong dan Liu Bwee, harus menghadapi tantangan baru saat bertemu dengan mereka.

Berikut beberapa kejadian penting dalam petualangannya di Pulau Neraka:

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 48, Apa Jadinya Jika Rindu Tiba-Tiba Terusik Cemburu?

1. Serangan Misterius di Kegelapan

Saat berjalan di tengah hutan, Sin Liong tiba-tiba diserang oleh benda hitam yang melayang ke arahnya.

Dengan refleks cepat, ia menangkap benda itu dan mendapati bahwa itu hanyalah segumpal tanah.

Ia segera menyadari bahwa seseorang mencoba memadamkan apinya dan bahwa serangan ini bukanlah kebetulan.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo bagian 49, Sin Liong Menentang Ketidakadilan di Istana Pulau Es

2. Menghadapi Pengendali Binatang Berbisa

Sin Liong mendengar siulan panjang, yang membuat lebah dan ular berbisa kembali mendekatinya.

Ia menyadari bahwa ada seseorang yang mampu mengendalikan makhluk-makhluk ini.

Tak ingin mencari musuh, ia berteriak memperkenalkan diri dan menyampaikan niat baiknya untuk mencari Swat Hong.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo bagian 50, Puncak Tragedi di Pulau Es, Permaisuri Dilengserkan dan Dijatuhi Fitnah Kejam!

3. Bertemu Para Penghuni Pulau Neraka

Setelah seruannya, suasana kembali hening.

Beberapa saat kemudian, muncullah belasan pria bertelanjang kaki dengan pakaian compang-camping dan wajah kotor.

Tatapan liar mereka menunjukkan bahwa mereka telah lama hidup di lingkungan ekstrem.

Mereka mengepung Sin Liong dengan penuh kecurigaan, tetapi pemuda itu tetap tenang dan menunjukkan sikap damai.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 51, Sin Liong Beranjak Remaja, Kuasai Ilmu Silat dan Sastra Tingkat Tinggi

4. Munculnya Sosok Lama: Bouw Tang Kui

Saat hampir diserang, seorang pria bertubuh besar mengenali Sin Liong sebagai seorang pemuda yang pernah membantunya.

Ia adalah Bouw Tang Kui, seorang mantan penghuni Pulau Es yang diasingkan ke sini.

Atas rekomendasi Bouw Tang Kui, para penghuni liar akhirnya setuju untuk membawa Sin Liong kepada Majikan Pulau.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 52, Teror Pulau Neraka, Tempat Terbuangnya Para Pesakitan

5. Menuju Sarang Penguasa Pulau Neraka

Dalam perjalanan, Sin Liong melihat berbagai keanehan di Pulau Neraka: lumpur yang bisa menelan manusia, pasir hisap berbahaya, dan pohon-pohon beracun.

Setibanya di perkampungan utama, ia dibawa ke hadapan sang Majikan Pulau—seorang yang tampaknya memiliki kendali penuh atas tempat ini.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 53, Sang Penguasa Keras di Tanah Terbuang, Simak Sosoknya!

Ruangan luas penuh dengan orang-orang bersenjata menyambutnya dengan curiga.

Sementara beberapa di antaranya mengenal Sin Liong sebagai sosok yang pernah menolong mereka di masa lalu.

Bagaimana nasib Sin Liong selanjutnya?

Akankah ia mendapat petunjuk tentang Swat Hong dan Liu Bwee?

Nantikan kelanjutan cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu dalam Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo #Istana Pulau Es