Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Maespati Binangun Bagian 6, Kerajaan Megah di Tengah Hutan

Ki Damar • Sabtu, 15 Maret 2025 | 03:30 WIB
Ilustrasi lakon wayang Maespati Binangun
Ilustrasi lakon wayang Maespati Binangun

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

DI tengah Hutan Indrasana, Batara Wisnu menyambut kedatangan Semar dan Bagong, yang membawa serta tiga orang ksatria tampan dan berwibawa.

Setelah berkenalan, Batara Wisnu melihat potensi besar dalam ketiganya.

Dengan penuh kebijaksanaan, Batara Wisnu lalu bersemedi, memohon kepada Dewata Agung agar mengabulkan permohonannya.

Seketika, keajaiban terjadi. Hutan yang tadinya lebat dan dipenuhi pepohonan tiba-tiba berubah menjadi sebuah kerajaan megah.

Lengkap dengan istana, alun-alun, dan berbagai fasilitas kerajaan. Kerajaan baru ini kemudian diberi nama Maespati.

Sebagai yang tertua di antara ketiga bersaudara, Raden Kertawirya diangkat sebagai raja pertama Maespati dengan gelar Prabu Kertawirya.

Adiknya, Raden Kerta Gunawan, diangkat menjadi patih negara dengan gelar Patih Gumiyatmaja.

Namun, berbeda dengan kedua saudaranya, Raden Kerta Suwaja tidak tertarik pada urusan pemerintahan.

Ia lebih memilih jalan kebrahmanaan, mengikuti jejak ayahnya, Begawan Jamanendra.

Batara Wisnu memberi tugas kepadanya untuk membuka hutan di sekitar Maespati, atau dikenal dengan "babat alas jati", yang akan menjadi tempat pertapaannya di kemudian hari.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Wisnu #maespati #Lakon #wayang #batara