Jawa Pos Radar Madiun - Di atas perahu kecil yang terapung di tengah laut, Sin Liong dan Swat Hong terdiam dalam lamunan masing-masing.
Keheningan itu akhirnya pecah ketika Swat Hong bertanya alasan mereka berada di sana.
Sin Liong menjawab bahwa ia ingin berbicara tanpa ada yang mendengarkan.
Berlayar ke Tengah Lautan Mencari Jawaban
1. Pertanyaan Tentang Cinta
Sin Liong bertanya kepada Swat Hong apakah ia mencintainya.
Swat Hong terkejut dan merasa malu, tidak tahu bagaimana menjawabnya.
2. Takut Akan Cinta
Sin Liong mengungkapkan ketakutannya terhadap cinta.
Cinta yang ia lihat selama ini hanya membawa penderitaan dan perpecahan.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 52, Teror Pulau Neraka, Tempat Terbuangnya Para Pesakitan3. Tekanan dari Keluarga
Ayah Swat Hong ingin mereka berjodoh.
Sebagai murid, Sin Liong merasa memiliki kewajiban untuk membalas budi.
Tetapi ia masih ragu apakah keputusan ini benar.
4. Keputusan yang Berat
Swat Hong akhirnya mengangguk setuju.
Tetapi ia juga masih bertanya apakah Sin Liong menerimanya karena cinta atau sekadar kewajiban.
5. Cinta yang Tidak Terucap
Sin Liong tak bisa mengucapkan cinta.
Karena baginya, cinta yang diucapkan bisa kehilangan maknanya.
Mengetahui hal itu, Swat Hong merasa kecewa.
Ketidakpastian masih menyelimuti kedua pendekar remaja ini.
Apakah keputusan ini akan membawa kebahagiaan atau penderitaan?
Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Simak terus cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani