Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 71, Wasiat Terakhir Raja Pulau Es

AA Arsyadani • Selasa, 18 Maret 2025 | 22:16 WIB
Sin Liong dan Swat Hong selamat dari amukan badai hebat.
Sin Liong dan Swat Hong selamat dari amukan badai hebat.

Jawa Pos Radar Madiun – Cuaca berangsur normal dan badai telah berlalu.

Sin Liong dan Swat Hong mengayuh perahu menuju Pulau Es.

Dari kejauhan, pulau itu tampak berkilau seperti biasa.

Namun, saat mendekat, dua pendekar remaja itu mulai cemas.

Tak terlihat ada orang atau perahu di sekitar pantai.

Ke mana perginya para penghuni Pulau Es?

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 69, Dua Anak Manusia Mencari Makna Cinta

1. Selamat dari Amukan Badai Hebat

Sin Liong menggunakan tangannya sebagai dayung untuk mengarahkan perahu setelah badai.

Ia menemukan sebatang kayu besar yang hanyut, tanda bahwa pulau-pulau sekitar ikut terdampak.

Pulau Es mulai tampak dari kejauhan, memberi harapan meski masih menyisakan ketegangan.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 68, Raja Ingin Jodohkan Swat Hong dengan Sin Liong, Bersedia?

2. Suasana Mencekam di Pulau Es

Tak ada seorang pun yang terlihat di pantai.

Bukit-bukit es tampak berantakan, pertanda bencana hebat telah melanda.

Semakin dalam mereka masuk, semakin jelas kehancuran yang terjadi.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 67, Permaisuri Minggat, Pusaka Pulau Es Lenyap!

3. Misteri di Dalam Istana

Suasana istana begitu sunyi dan kosong.

Tak ada perabotan, tak ada tanda kehidupan.

Menyaksikan kehancuran itu, Swat Hong terguncang dan pingsan.

Sin Liong hanya bisa menahan air mata.

Ketika Swat Hong sadar, mereka mulai mencari petunjuk yang tersisa di pulau tersebut.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 66, Raja Han Ti Ong Murka, Apa Alasannya?

4. Pesan Rahasia di Dinding Batu

Sin Liong menemukan guratan tulisan di dinding batu.

Tulisan itu berisi pesan terakhir Han Ti Ong untuk Sin Liong dan Swat Hong.

Ia meminta mereka mencari wanita yang mencuri pusaka.

Tak hanya itu, Han Ti Ong juga mengungkap fakta mengejutkan.

Han Bu Ong bukan anak kandungnya, melainkan keturunan Pat-jiu Kai-Ong!.

Simak kejelasan kisahnya di sini: Baca Juga: Menelurusi Jejak Kho Ping Hoo Bagian 26, Duel Sengit 13 Pendekar Sakti vs Raja Pengemis, Siapa yang Menang? 

Simak cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo #Istana Pulau Es