Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kresna Perintahkan Abimanyu Bersujud di Hadapan Sang Lawan, Ternyata Bukan Tokoh Wayang Biasa

Ki Damar • Jumat, 21 Maret 2025 | 22:55 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Raden Sudaramanik
Ilustrasi tokoh wayang Raden Sudaramanik

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

SUATU hari di istana Astina, Prabu Duryudana merasa gelisah. Setiap kali wahyu turun dari langit, yang menerima selalu para Pandawa.

Ia khawatir tentang masa depan keturunannya, apakah kelak mereka mampu mempertahankan kejayaan Dinasti Kurawa.

Resi Durna pun berpikir keras mencari cara untuk menghibur sang raja.

Dalam keheningan tanpa jawaban, datanglah seorang pemuda bernama Raden Sudaramanik, menghadap dan menyatakan niatnya untuk suwita (mengabdi) kepada Resi Durna.

Namun Durna tidak mudah luluh. Ia memberi syarat: jika Sudaramanik bisa membunuh Abimanyu, maka ia akan diterima sebagai murid.

Mendengar syarat itu, Sudaramanik segera mencari Abimanyu. Ia menyamar sebagai Anoman dan menculik Abimanyu yang saat itu tengah sakit.

Abimanyu hendak dibunuh dengan cara dibakar.

Namun sebelum nyawanya terenggut, datang harimau sakti bernama Singo Nabda yang menyelamatkan dan membawanya ke pertapaan Nguntarandi, tempat Begawan Cakrapanu.

Abimanyu dirawat hingga sembuh.

Begawan Cakrapanu lalu mengutusnya kembali ke Astina untuk menuntaskan takdirnya: menghadapi Sudaramanik demi meraih kemuliaan. Singo Nabda ikut mendampingi.

Di Astina, melihat kedatangan Abimanyu, Sudaramanik semakin marah dan siap membunuh. Mereka bertempur hebat.

Ketika Abimanyu hampir kalah, Singo Nabda turun tangan dan terluka oleh panah.

Tubuhnya berubah wujud, ternyata ia adalah Gatutkaca.

Begawan Cakrapanu muncul dan memperlihatkan jati dirinya: ia adalah Sri Kresna.

Kepada Abimanyu, Kresna meminta agar ia bersujud pada Sudaramanik, sebab sejatinya Sudaramanik bukan manusia biasa.

Ia adalah perwujudan wahyu Songsong Tunggul Naga, pusaka milik Begawan Manumayasa di masa lalu.

Kresna menyuruh Abimanyu membawa payung pusaka itu. Dengan wahyu ini, kelak keturunan Abimanyu akan menjadi raja besar di tanah Jawa.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#abimanyu #Kresna #Tokoh #wayang #Wahyu