Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 103, Dua Datuk Wanita Sesat Bermufakat Jahat!

AA Arsyadani • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:45 WIB
Kiam-mo Cai-li dan The Kwat Lin
Kiam-mo Cai-li dan The Kwat Lin

Jawa Pos Radar Madiun - Kiam-mo Cai-li tiba-tiba datang ke Bu-tong-pai.

Perempuan Berpayung Pedang itu ingin menguji kehebatan The Kwat Lin, ketua baru yang sebelumnya mengalahkan Coa Hok dan Coa Khi, putranya.

Dengan percaya diri, bekas Ratu Pulau Es itu menanggapi tantangan tersebut.

Pertarungan pun berlangsung sengit, mempertemukan dua pendekar wanita yang sama-sama memiliki ilmu tinggi.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 100, Jejak Ratu Pulau Es Terlacak, Sin Liong dan Swat Hong Bergerak

Strategi Unik Kiam-mo Cai-li

Dalam duel ini, Kiam-mo Cai-li mengandalkan senjata khasnya, Tiat-mo Kiam-hoat.

Itu sebuah pedang tersembunyi dalam payung yang mematikan.

Perempuan Berpayung Pedang itu juga memiliki kuku beracun yang bisa mencederai lawan dalam sekali serang

Perempuan yang masih terlihat cantik ini ini juga menjadikan rambutnya yang panjang sebagai senjata mematikan.

 Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 99, Swat Hong Marah, Sin Liong Terjebak di Tengah!

Kwat Lin Unggul dalam Swat-im Sinkang

Menghadapi teknik Kiam-mo Cai-li, Kwat Lin menggunakan Swat-im Sinkang.

Yaitu tenaga dalam khas Pulau Es yang mampu membekukan darah lawan.

Keunggulan ini membuatnya bisa mengatasi serangan Kiam-mo Cai-li, meski pertarungan berlangsung hingga seratus jurus lebih.

Pada akhirnya, Kiam-mo Cai-li menyadari bahwa ia tidak bisa mengalahkan Kwat Lin.

Kiam-mo Cai-li Akui Kehebatan Kwat Lin

Setelah duel berakhir, Kwat Lin menawarkan kerja sama kepada Kiam-mo Cai-li.

Dengan kepandaian dan pengaruhnya, datuk sesat ini menjadi tangan kanan Kwat Lin dalam membangun kembali Bu-tong-pai.

Rawa Bangkai dijadikan markas kedua mereka untuk merancang strategi rahasia.

Aliansi ini memperkuat posisi Bu-tong-pai di dunia persilatan.

Dengan bergabungnya Kiam-mo Cai-li sebagai sekutu, apakah kekuatan Bu-tong-pai yang baru ini semakin tak terbendung?

Nantikan kelanjutan cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo