Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
SUATU ketika, Abimanyu sedang jatuh sakit. Tiba-tiba datanglah sosok yang menyerupai Anoman, memohon kepada Prabu Puntadewa agar Abimanyu dibawa ke Kendalisada.
Alasannya, Prabu Kresna tengah berada di sana bersama Anoman.
Namun, Bima merasa curiga. Ia heran mengapa Prabu Kresna tiba-tiba berada di Kendalisada tanpa kabar.
Kecurigaan Bima terbukti benar. Sosok yang menyamar sebagai Anoman itu ternyata adalah Sudaramanik yang menyamar.
Abimanyu pun dibawa olehnya ke Astina, dengan niat untuk dibunuh.
Dalam situasi genting itu, datanglah seekor harimau penolong bernama Singonabda.
Sang harimau membawa Abimanyu ke pertapaan Nguntaranadi, tempat tinggal Begawan Cakrapanu. Di sana, Abimanyu dirawat dan disembuhkan.
Setelah pulih, Abimanyu mendapat perintah dari sang begawan untuk menyingkirkan Sudaramanik.
Namun, agar tidak dikenali, ia diberi riasan dan busana berbeda, serta nama baru: Jaka Pengalasan.
Setibanya di Astina, Sudaramanik dibuat kewalahan oleh Jaka Pengalasan.
Dalam pertarungan itu, Jaka Pengalasan dibantu oleh Singonabda.
Ternyata, Singonabda bukanlah harimau biasa, melainkan Satria Pringgondani, Gatutkaca.
Begawan Cakrapanu pun sebenarnya adalah Prabu Kresna yang tengah menyamar.
Penyamaran mereka akhirnya terbongkar oleh panah milik Sudaramanik. Jaka Pengalasan kembali ke wujud aslinya sebagai Abimanyu.
Prabu Kresna lalu berpesan bahwa Sudaramanik hanya bisa dikalahkan jika Abimanyu menyembahnya sebanyak tiga kali.
Barulah Abimanyu memahami alasan mengapa banyak ksatria kalah melawan Sudaramanik, yakni karena ia perwujudan anugerah Wahyu Tunggulnaga milik Resi Manumayasa.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani