Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Pandawa Rukun Bagian 7-Habis, Takdir Baratayudha Tak Dapat Dihindari

Ki Damar • Selasa, 1 April 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi lakon wayang Pandawa Rukun
Ilustrasi lakon wayang Pandawa Rukun

Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*

“BAIKLAH,” kata Drupadi dengan tegas. “Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Apakah kalian masih ingin tinggal di sini, mendengarkan ucapan manis para Kurawa yang meminta maaf? Jika iya, maka jangan harap aku akan menerimamu kembali di Pancala. Sungguh, aku tak akan memaafkan kalian.”

Semua terdiam. Mereka berniat beranjak, namun Puntadewa tampak bimbang dan sulit diyakinkan.

Tiba-tiba, Semar datang dan buka suara. Ia menjelaskan kepada semua yang hadir.

“Yang baik akan berkumpul dengan yang baik. Yang buruk akan menyatu dengan keburukan. Keduanya tak bisa bercampur. Aku adalah salah satu yang menolak jika Pandawa harus bersama keburukan.”

Resi Suramanik pun murka dan menantang Semar. Terjadilah perkelahian sengit di antara mereka, hingga akhirnya Resi Suramanik berubah wujud menjadi Batara Guru.

“Apa maksudmu dengan semua ini, Batara Guru?” tanya Semar heran.

“Maafkan aku, Kakang Semar,” jawab Batara Guru.

“Aku hanya ingin menguji kepekaan kalian—para pamong Pandawa. Ternyata aku tak salah. Kau dan Kresna tetap teguh menegakkan keadilan. Maka kini aku tak khawatir lagi. Perang Baratayudha tetap akan terjadi. Biarlah ini menjadi pelajaran bagi umat manusia, bahwa keburukan akan binasa jika melawan kebaikan.”

Semar pun paham maksud Batara Guru dan kembali ke Kahyangan.

Melihat kejadian itu, Duryudana merasa tertipu dan segera membuat kekacauan. Pandawa diserang oleh Kurawa di tempat pertemuan. Untunglah Kyai Semar segera membawa Pandawa dan Drupadi ke alam gaib, lalu kembali ke Hutan Kamyaka.

Di sana, Pandawa meminta maaf pada Drupadi dan berjanji akan lebih berhati-hati terhadap bujuk rayu manis para Kurawa.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#kurawa #Pandawa #Baratayudha #Lakon #wayang