Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sebelum Dikenal sebagai Sengkuni, Trigantalpati Berusaha Membela Prabu Pandu dan Astina

Ki Damar • Rabu, 2 April 2025 | 03:05 WIB
Ilustrasi Sengkuni tokoh penghasut ulung dalam cerita wayang
Ilustrasi Sengkuni tokoh penghasut ulung dalam cerita wayang

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

DI Astina, Prabu Pandu terkejut ketika tiba-tiba negerinya diserang oleh pasukan besar dari Surasrata yang dipimpin langsung oleh Prabu Suwelaraja.

Tanpa aba-aba, peperangan sengit pun pecah di perbatasan.

Di tengah-tengah kekacauan tersebut, muncul Prabu Trigantalpati bersama kedua adiknya, Raden Anggajaksa dan Raden Sarabasanta, membawa pasukan Gandaradesa.

Tanpa diminta, pasukan Gandaradesa langsung bergabung dengan pihak Astina dan membantu menghancurkan barisan musuh dari Surasrata.

Dalam pertempuran itu, Prabu Trigantalpati dan kedua adiknya tampil gagah berani.

Mereka berhasil membunuh Prabu Suwelaraja dan membawa mayatnya untuk dihadapkan kepada Prabu Pandu.

Prabu Pandu merasa bersyukur sekaligus berterima kasih atas bantuan dari Prabu Trigantalpati yang datang tepat waktu.

Ketentraman Kerajaan Astina pun dapat diselamatkan. Sebagai tanda terima kasih, Prabu Pandu menawarkan hadiah apa pun yang diinginkan Trigantalpati.

Namun, permintaan sang raja Gandaradesa justru terdengar aneh. Ia tidak meminta harta atau gelar, melainkan ingin diterima mengabdi sebagai punggawa di Kerajaan Astina.

Ia menyerahkan kekuasaan Gandaradesa kepada kedua adiknya, dan meminta agar dirinya diberi hak tinggal di Kasatrian Plasajenar.

Sejak saat itu, ia dikenal dengan nama Raden Arya Suman, yang kelak lebih dikenal sebagai Patih Sengkuni, tangan kanan keluarga Kurawa yang licik namun cerdik di masa mendatang.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Tokoh #wayang #Pandu #prabu