Jawa Pos Radar Madiun - Sin Liong membawa Swat Hong ke dalam gua.
Ia menyalurkan tenaga dalam untuk mengobati gadis itu.
Swat Hong masih lemah, tubuhnya menggigil, dan wajahnya pucat.
Dari kejauhan, Ouwyang Cin Cu mengintai mereka.
Ia mulai merapal mantra sambil membakar dupa hitam.
Sihirnya mulai bekerja, mempengaruhi Swat Hong.
Swat Hong menggeliat, napasnya memburu.
Tanpa sadar, ia mendekap dan mencium Sin Liong.
Sin Liong merasakan hawa panas aneh dalam tubuhnya.
Namun, ia segera sadar bahwa ini pengaruh sihir.
Dengan kekuatan batinnya, ia mengeluarkan lengkingan nyaring.
Serangan sihir itu seketika hancur, Swat Hong pingsan.
Ouwyang Cin Cu terkejut melihat kegagalannya.
Ia mencoba menyerang Sin Liong secara langsung.
Namun, serangan tenaga dalamnya dengan mudah ditangkis.
Tubuh Ouwyang Cin Cu terpental ke belakang.
Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 122, Kecerdikan Kiam-mo Cai-li Menaklukkan Siok Tojin
Menyadari kekuatannya tak sebanding, ia melarikan diri.
Pendeta sesat itu frustrasi dan menghilang dalam kegelapan.
Sin Liong yang marah dan penasaran melakukan pengejaran.
Meninggalkan Swat Hong sendirian yang masih lemas di dalam goa!
Nantikan ulasan cerita silat Bu Kek Siansu selanjutnya di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani