Jawa Pos Radar Madiun - Ouwyang Cin Cu mencoba kabur, tetapi Sin Liong mengejarnya untuk mendapatkan informasi tentang The Kwat Lin.
Setelah keluar dari terowongan dan sampai di lapangan terbuka, Sin Liong dicegat tiga datuk sesat.
Pendekar remaja cikal bakal Bu Kek Siansu itu dikeroyok Ouwyang Cin Cu, Kiam-mo Cai-li dan The Kwat Lin!
1. Serangan Licik Ouwyang Cin Cu
Kakek itu menyerang dengan pedang tipis yang tersembunyi sebagai sabuk serta jenggot panjangnya yang digunakan sebagai senjata.
Sin Liong menghindar dengan kelincahan luar biasa, membuat Ouwyang Cin Cu kaget dan gentar.
2. Pertarungan Sin Liong vs. Ouwyang Cin Cu
Ouwyang Cin Cu menggunakan pedangnya dengan kecepatan tinggi, dibantu pukulan tenaga dalam dari tangan kirinya.
Sin Liong menghindari semua serangan dengan gesit, hingga akhirnya menampar lengan Ouwyang Cin Cu, membuatnya kehilangan pegangan atas pedangnya.
3. Munculnya The Kwat Lin dan Kiam-mo Cai-li
Dua wanita sakti datang membantu Ouwyang Cin Cu dan langsung menyerang Sin Liong.
Sin Liong menyadari bahwa pedang merah The Kwat Lin lebih berbahaya dibandingkan serangan Kiam-mo Cai-li yang lebih gaduh.
4. Pertarungan Melawan Tiga Lawan Sekaligus
Ouwyang Cin Cu mendapatkan kembali pedangnya dan menyerang dari belakang.
Sin Liong menggunakan teknik cepat untuk menyentil pedang tersebut hingga terlempar jauh ke semak-semak.
The Kwat Lin dan Kiam-mo Cai-li terus menyerang, tetapi Sin Liong tetap dapat menghindari serangan mereka.
5. Permintaan Sin Liong kepada The Kwat Lin
Sin Liong meminta The Kwat Lin untuk berhenti dan menyerahkan pusaka Pulau Es sesuai pesan Han Ti Ong.
Kiam-mo Cai-li secara tidak sadar terpesona oleh aura dan sorot mata Sin Liong yang penuh ketenangan.
The Kwat Lin menutupi kegelisahannya dengan berpura-pura tegar, tetapi tetap menolak permintaan itu dan kembali menyerang.
Nantikan cuplikan cerita silat Bu Kek Siansu selanjutnya di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani