Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengenal Prabu Amitaya, Tokoh Wayang Ini Kerahkan Segala Tenaga untuk Mengisi Telaga

Ki Damar • Kamis, 10 April 2025 | 02:55 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Prabu Amitaya
Ilustrasi tokoh wayang Prabu Amitaya

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

TERSEBUTLAH dua orang putra Batara Kala, yaitu Batara Siwahoya dan Batara Kartineya.

Suatu hari, mereka didatangi seekor kera bernama Kapi Jinada, keturunan Kutila Pas—pemimpin hama kera, putra Putut Jantaka dari zaman sebelumnya.

Kapi Jinada datang untuk menghasut Batara Siwahoya dan Batara Kartineya agar membalaskan dendam kekalahan leluhurnya atas Sri Maharaja Kanwa, yang merupakan titisan Batara Wisnu.

Karena Sri Maharaja Kanwa telah tiada, dendam pun dialihkan kepada Prabu Wisnupati (penjelmaan Batara Wisnu) dan Prabu Brahmaraja.

Dengan bujuk rayu, Kapi Jinada berhasil membakar amarah kedua putra Batara Kala itu, hingga mereka membenci Prabu Wisnupati dan Prabu Brahmaraja.

Mereka membangun istana di Hutan Srengga, dan menamai kerajaannya Medang Srengga.

Batara Siwahoya mengangkat dirinya sebagai raja bergelar Prabu Amitaya, sedangkan Batara Kartineya menjadi patih bergelar Patih Karkala.

Prabu Amitaya, Patih Karkala, dan Kapi Jinada lalu bermusyawarah untuk mengalahkan kedua raja tersebut.

Keputusan mereka adalah menciptakan bencana kekeringan agar Kerajaan Purwacarita dan Gilingwesi lumpuh.

Prabu Amitaya mengerahkan kesaktiannya untuk menyedot seluruh air dari sungai, telaga, sumur, dan mata air di seluruh Pulau Jawa.

Semua air itu dipindahkan ke sebuah telaga di wilayah Medang Srengga, yang dijaga ketat oleh para raksasa.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#raksasa #Tokoh #wayang #telaga