Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*
BERKAT kehebatan Bisma, adik-adik Seta yaitu Raden Utara dan Raden Wratsangka gugur.
Itupun berkat peran Durna dan Prabu Salya sebagai senopati pengapit.
Tinggallah Resi Seta yang kini marah luar biasa.
"Adikku Utara, Wratsangka... pengorbanan kalian tak sia-sia. Aku akan pastikan Salya dan Durna menyusul kalian ke akhirat!"
"Seta ngamuk! Seta ngamuk! Mundur!" sorak prajurit Kurawa.
Banyak yang tewas oleh gada Pamecat Nyawa. Jasad para prajurit berserakan di Tegal Kurusetra, yang menjadi medan Perang Baratayudha.
"Waduh, Durna! Pasukan kita kocar-kacir. Strategi perang hancur lebur!" kata Salya.
"Inggih, Sinuwun. Kita harus bersama menyerang Seta," sahut Durna.
Salya dan Durna mengepung dari kanan kiri. Sementara Bisma menyerang dari depan.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa izin Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Mizan Ahsani