Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah pasukan yang mengepung pesanggrahan terlampau banyak.
Sehebat-hebatnya Swat Hong dan Kwee Lun mempertahankan diri, tetap saja sia-sia.
Situasi semakin gawat.
Dua pendekar muda itu mulai kewalahan dan terdesak.
Tepat saat para prajurit hendak menyerbu, suara lembut namun berwibawa bergema.
Suara itu memerintahkan para prajurit untuk menahan serangan.
Ajaibnya, banyak prajurit mendapati tangan mereka tiba-tiba lumpuh, tak bisa digerakkan.
Di tengah keheningan itu, seorang pemuda berjalan perlahan melewati barisan prajurit.
Wajahnya memancarkan wibawa yang membuat semua orang terpana.
Keajaiban ini juga dialami Kwee Lun dan Swat Hong.
Dua pendekar muda itu pun merasakan hal yang sama.
Tangan mereka tak bisa digerakkan!
Dengan penuh rasa ingin tahu, keduanya spontan menoleh dan mencari sumber suara tersebut.
Samar-samar di kejauhan, terlihat seorang pemuda sederhana namun bermata tajam datang mendekat arena pertempuran.
Siapakah sosok luar biasa ini?
Nantikan ulasan cerita silat Bu Kek Siansu selanjutnya di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani