Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
RESI Satmata, Batara Laksmanasadu, Batara Penyarikan, dan Batara Setyawaka telah tiba di Kahyangan Suralaya untuk menghadap Batara Guru.
Di sana sudah berkumpul para dewa lainnya.
Antara lain Batara Narada, Batara Indra, Batara Surya, Batara Brahma, Batara Bayu, Batara Yamadipati, dan Batara Wrehaspati.
Batara Guru sangat terkesan dengan perbuatan mulia Resi Satmata yang menjadi dukun pengobatan dan menolong masyarakat tanpa pilih kasih.
Karena itu, Batara Guru mengampuni segala kesalahan Resi Satmata dan merestui perkawinan putranya dengan Dewi Sriyuwati, yang sebelumnya sempat membuatnya murka.
Resi Satmata bersyukur dan memohon restu untuk keluar menghadapi bala tentara Kerajaan Gilingwesi.
Tiba-tiba terdengar suara pertempuran di luar.
Raden Srigati, yang diam-diam mengikuti ayahnya naik ke Kahyangan Suralaya, sedang bertarung melawan para raksasa Kerajaan Malawa.
Walau hidup di desa, sebagai putra Batara Wisnu, ia memiliki kesaktian alami sejak lahir.
Prabu Santakya dan keempat punggawanya akhirnya tewas satu per satu di tangan Raden Srigati.
Namun, Arya Kurantil bersama lima adiknya segera maju menyerang, membuat Raden Srigati kewalahan menghadapi enam punggawa yang masih merupakan pamannya.
Melihat anaknya terdesak, Resi Satmata turun tangan dan berhasil menewaskan keenam arya tersebut.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Dilarang menduplikasi artikel ini tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Mizan Ahsani