Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
SANG Prabu Wisnupati dan Prabu Brahmaraja sangat bersyukur melihat Pulau Jawa kembali subur.
Bencana kekeringan yang melanda telah sirna berkat keberanian dan kecerdikan Raden Nagatatmala.
Sebagai bentuk penghargaan, kedua raja sepakat menyerahkan Kerajaan Medang Srengga kepada Raden Nagatatmala.
Ia dianggap sebagai pahlawan yang menyelamatkan negeri dari kehancuran.
Dengan rendah hati, Raden Nagatatmala menerima amanat itu. Ia pun dilantik sebagai raja baru dengan gelar Prabu Manindrataya.
Sesuai perjanjian sebelumnya, jika negeri Gilingwesi dan Purwacarita telah terbebas dari kekeringan, maka kedua kerajaan itu akan kembali bersatu lewat pernikahan.
Maka pada hari yang telah ditentukan, digelarlah pernikahan antara Dewi Brahmaniyuta dengan Raden Srinada, disusul Raden Brahmaniyata dengan Dewi Srinadi.
Dengan demikian, Prabu Wisnupati dan Prabu Brahmaraja telah menikahkan lima pasang putra-putri mereka.
Resi Bremana dinikahkan dengan Dewi Srihuna, sementara Resi Bremani dengan Dewi Srihuni.
Lalu, Dewi Brahmaniyati dinikahnya dengan Raden Srigati, Dewi Brahmaniyuta dengan Raden Srinada, serta Raden Brahmaniyata dengan Dewi Srinadi.
Perayaan lima pernikahan agung itu berlangsung meriah selama 40 hari 40 malam, dirayakan bersama rakyat mereka dalam suasana penuh suka cita.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Dilarang menduplikasi artikel tanpa seizin Jawa Pos Radar Madiun
Editor : Mizan Ahsani