Seri Cerita Lakon Wayang oleh Ki Damar*
“JANGAN bertanya padaku. Ayo kita pikirkan bersama,” kata Narada.
“Bagaimana jika aku masuk ke dalam mimpi Lesmana sebagai Siti Sundari? Aku akan merayunya agar datang ke Kurusetra,” usul Yamadipati.
“Lalu tugasku?”
“Kau yakinkan Lesmana ketika ia terbangun. Katakan bahwa besok ia bisa menyaksikan Abimanyu sekarat, dan membawa pulang istrinya ke Astina,” kata Yamadipati.
Narada tertawa senang.
“Hebat juga idemu. Baiklah, segera masuk ke dalam mimpi Lesmana. Malam sudah larut.”
Yamadipati pun turun dan masuk ke mimpi Lesmana.
“Apakah Raden Lesmana tak rindu padaku? Mengapa hanya berdiam di taman indah ini? Apakah taman ini lebih indah dariku?” rayu Siti Sundari dalam wujud Yamadipati.
“Ah cintaku, tentu tidak. Aku mencintaimu. Tapi kau sudah direbut Abimanyu,” kata Lesmana dalam mimpi.
“Besok temui aku di Kurusetra, Lesmanaku,” kata sang dewa pencabut nyawa.
(*/naz)
Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani