Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cerita Putra Arjuna Diselamatkan Singa Gaib, Ternyata Ini Ujian untuk Sang Tokoh Wayang!

Ki Damar • Jumat, 30 Mei 2025 | 03:10 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Abimanyu
Ilustrasi tokoh wayang Abimanyu

Seri Cerita Wayang oleh Ki Damar*

DI tengah keheningan Negara Astina, datanglah seorang tamu asing bernama Bambang Sudaramanik.

Ia datang bukan sebagai musuh terbuka, melainkan sebagai pemuda yang ingin berguru kepada Resi Durna, sang pandita agung dari Sukalima.

Namun, syarat yang diajukan oleh Durna membuat bulu kuduk berdiri: Sudaramanik diminta membunuh Abimanyu, putra Arjuna, yang dianggap ancaman besar bagi kelangsungan kekuasaan Astina karena telah menerima banyak wahyu sakti.

Sudaramanik pun menyanggupi syarat tersebut.

Ia lalu menyamar menjadi Anoman, tokoh yang sangat dihormati di kalangan Pandawa.

Dengan kelicikannya, ia menculik Abimanyu yang sedang terbaring sakit dan membawa pergi dengan dalih ingin mengobatinya ke Dwarawati.

Namun, rencana itu mulai terkuak saat Anoman asli datang menjenguk Abimanyu.

Puntadewa (Yudistira) terkejut karena sebelumnya telah melihat "Anoman" membawa keponakannya itu.

Werkudara (Bima) mencurigai sesuatu dan menyuruh Anoman yang datang untuk membuktikan dirinya dengan membawa Abimanyu kembali.

Saat itulah, penyamaran terbongkar. Sudaramanik kembali ke wujud aslinya dan ternyata telah membawa Abimanyu ke Astina untuk dibunuh.

Tapi tak disangka, dalam situasi genting itu, seekor singa muncul dan menyelamatkan Abimanyu secara gaib, tak kasat mata oleh manusia biasa.

Abimanyu yang selamat dibawa ke pertapaan Nguntaranadi dan disembuhkan oleh seorang pertapa sakti bernama Begawan Cakrapanu.

Setelah pulih, Abimanyu kembali menyusun siasat. Ia menyamar sebagai Raden Jaka Pengalasan dan menyusup ke Astina untuk membalas perbuatan Sudaramanik.

Pertempuran pun tak bisa dihindari. Namun dalam duel itu, Jaka Pengalasan tetap menang atas Sudaramanik.

Tapi sesuatu yang aneh terjadi, setelah pertarungan itu, Sudaramanik tidak mati. Ia justru menampakkan jati dirinya sebagai wahyu sakti.

Begawan Cakrapanu mengungkap bahwa Sudaramanik sesungguhnya adalah Wahyu Tunggulnaga, sebuah wahyu kuno berbentuk payung sakti warisan leluhur Begawan Manumayasa.

Untuk bisa mengaktifkan wahyu itu, Abimanyu harus menyembah Sudaramanik sebanyak tiga kali, sebagai bentuk penerimaan dan ketulusan.

Tanpa ragu, Abimanyu melakukannya.

Maka bersinarlah Wahyu Tunggulnaga, menjelma sebagai Songsong sakti penanda kebesaran raja, dan berpindah ke dalam diri Abimanyu.

Diketahui kemudian bahwa Begawan Cakrapanu adalah penyamaran dari Prabu Kresna, dan singa gaib yang menyelamatkan Abimanyu adalah Gatutkaca, putra Werkudara.

 

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#abimanyu #Tokoh #wayang #Wahyu