Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*
Sebuah kisah rumit nan sarat rahasia terjadi di balik kehidupan keluarga Pandawa. Dikisahkan Abimanyu menitipkan istrinya, Siti Sundari, kepada kakaknya Raden Gatutkaca. Mereka tinggal di Pringgondani.
Namun, Siti Sundari mulai curiga. Ia merasa ada yang disembunyikan. Kenapa suaminya pergi begitu saja dan justru meninggalkannya bersama sang kakak?
Gatutkaca, sebagai kakak yang loyal, memilih bungkam. Ia tidak ingin membuka rahasia sang adik. Padahal yang sebenarnya terjadi, Abimanyu sedang berada di Kerajaan Wirata, tempat kediaman para pepunden Pandawa. Di sanalah rahasia besar mulai terkuak.
Kepada sang ayah, Arjuna, Abimanyu mengungkapkan keluh kesahnya.
Hingga kini, ia belum juga dikaruniai anak. Padahal sebagai penerima wahyu cakraningrat, Abimanyu dipercaya akan menurunkan raja-raja besar di Tanah Jawa.
Arjuna bersedih mendengarnya. Harapannya agar Abimanyu menjadi penerus trah Pandawa mulai goyah. Namun Abimanyu memiliki keyakinan bahwa ada perempuan di Wirata yang ditakdirkan membawa kejayaan hidupnya.
Tanpa diduga, Abimanyu jatuh cinta pada Dewi Utari, cucu dari Prabu Matsapati. Meskipun secara silsilah Utari adalah eyangnya sendiri, usia mereka sebaya. Kedekatan mereka tak bisa dielakkan. Dari sering bertemu, tumbuhlah rasa cinta.
Dewi Utari pun jatuh hati pada satria muda itu. Keduanya menjalin hubungan dalam diam.
Namun hubungan ini mengundang tanya. Prabu Matsapati tak ingin muncul fitnah di tengah kerajaan.
Ia meminta pertanggungjawaban kepada Arjuna, sang ayah Abimanyu. Dalam situasi ini, Arjuna berbohong, menyatakan bahwa anaknya belum menikah.
Abimanyu pun menyembunyikan status pernikahannya dengan Siti Sundari. Kepada Dewi Utari, ia mengaku masih lajang. Prabu Matsapati akhirnya menyetujui pernikahan tersebut, meski merasa janggal karena secara silsilah, ia akan menjadi besan cucunya sendiri.
Arjuna merestui pernikahan tersebut.
Kisah ini memperlihatkan konflik batin dan kelicikan tersembunyi di balik nama besar para satria.
Abimanyu yang tampak lurus ternyata menyimpan rahasia dan mengkhianati Siti Sundari, wanita yang setia menunggunya di Pringgondani. Gatutkaca pun terpaksa menyimpan rahasia besar demi menjaga kehormatan keluarga.
Namun bagi Abimanyu, pernikahan dengan Utari diyakini sebagai bagian dari wahyu cakraningrat, jalan menuju kelahiran raja besar di Tanah Jawa.
(*/naz)
*Penulis Alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani