Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Si Lancip Lidah Itu Lagi Biang Kerok Konflik Internal Pandawa, Lakon Wayang Abimanyu Dakwa 3

Ki Damar • Jumat, 29 Agustus 2025 | 02:54 WIB
Ilustrasi tokoh Abimanyu dalam lakon wayang Abimanyu Dakwa.
Ilustrasi tokoh Abimanyu dalam lakon wayang Abimanyu Dakwa.

DI LUAR istana Amarta, Antasena mendapati Kresna berjoget dengan wajah girang. Melihat itu, ia menegur keras.

“Wak Prabu, mengapa berjoget-joget begitu? Apa tidak malu dilihat rakyat? Ingat, setiap tindak-tanduk pejabat kini selalu dipantau rakyat. Mereka bukan lagi bodoh. Rakyat sudah pintar dan berani, karena mereka tahu kebenaran,” kata Antasena tegas.

Kresna tersenyum sinis. “Kalau aku ingin berjoget, apakah tidak boleh?”

“Boleh saja,” jawab Antasena. “Namun seorang pejabat atau raja seharusnya menjaga marwah dan kesakralannya. Tingkah seperti ini justru menimbulkan curiga,''.

Antasena merasa ada yang janggal pada Uwak Prabu Dwarawati. Apakah benar dia Kresna?

Seorang Raja Dwarawati tidak mungkin berkata seperti itu di istana.

''Abimanyu adalah keponakanmu, anak dari adikmu, Dewi Subadra. Tegakah seorang uwak memfitnah keponakannya sendiri?” ujar Antasena.

Kresna menjawab singkat, “Aku tidak memfitnah, ini benar adanya,”.

Antasena mendesak, “Baik, anggap aku percaya. Tapi jika benar engkau titisan Hyang Wisnu, tunjukkan pusaka Cakra Baskara dan bunga Wijaya Kusuma!”.

Kresna terdiam sejenak. “Keduanya tidak kubawa. Pusaka itu ada di Negeri Dwarawati,” dalihnya.

Antareja yang sedari tadi mendengar langsung berbisik pada saudaranya, Antasena, “Jangan lama-lama. Sikat saja orang ini,”.

“Siap!” jawab Antareja.

Antareja pun menghajar Kresna hingga tak berkutik. Tubuhnya yang sakit akibat pukulan itu tiba-tiba berubah wujud.

Sosok Kresna palsu itu menjelma menjadi Begawan Durna. Si lancip lidah dari Sokalima.

Dengan suara lemah dia akhirnya memohon, “Ampunilah aku, Antareja. Aku ini eyangmu sendiri, Nak,”.

Namun Antareja tegas membalas, “Tidak ada eyang bagi kami yang sudah menyakiti keluarga Pandawa,”. (den)

*Penulis Lakon Wayang Abimanyu Dakwa alumnus ISI Surakarta.

Editor : Deni Kurniawan
#Jamus Kalimasada #Lakon wayang #Pandawa #abimanyu #Durna #antareja #Abimanyu Dakwa #Jimat Kalimasada #Amarta