Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Gunadewa Gugur 1, Kenapa Aku Harus Terlahir Berbeda?

Ki Damar • Selasa, 9 September 2025 | 01:25 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Raden Gunadewa
Ilustrasi tokoh wayang Raden Gunadewa

Lakon Wayang oleh Ki Damar*

Di Astana Gadamadana, Raden Gunadewa menerima kunjungan kakaknya, Raden Wisata, putra tunggal Prabu Baladewa. Sementara Gunadewa sendiri adalah adik dari Raden Samba, putra Raja Dwarawati, Prabu Kresna.

Raden Wisata memang kerap datang ke Astana Gadamadana untuk berziarah kepada para leluhur Mandura yang dimakamkan di sana.

Seusai berziarah, ia mendapati adiknya tengah beristirahat di bawah pohon dekat makam.

“Adikku, bagaimana kabarmu?” tanya Raden Wisata lembut.

“Baik, Kakang Mas. Apakah Paduka baru saja berziarah ke para Eyang Mandura?” sahut Gunadewa.

“Iya, benar adikku. Namun ada yang selalu membuatku bertanya-tanya. Mengapa engkau memilih tinggal di makam ini daripada di istana Dwarawati?”

Gunadewa tersenyum pahit.

“Kakang Mas tentu tahu, Rama Prabu Kresna adalah raja agung yang dihormati satria, raja, bahkan para dewa. Sedangkan aku… hanyalah anak yang membuat beliau malu.”

“Mengapa kau berkata begitu, adikku?” Raden Wisata menatapnya prihatin.

“Apakah Kakang Mas tidak melihat? Aku seorang manusia yang memiliki ekor seperti kera.”

“Lalu, apa salahnya?” jawab Wisata mantap. “Eyangmu, Resi Jembawan, adalah seorang pandita kera yang agung. Kau bukanlah cacat, melainkan istimewa, Yayi.”

Gunadewa menunduk, getir.

“Tidak ada kata unik atau istimewa bila berbeda dari yang lain. Itu hanya pengalihan makna, sekadar menenangkan hati. Sesungguhnya, aku pun tidak menginginkan keadaan ini. Maka biarlah aku tinggal di sini, menggantikan tugas Eyang Kapi Jembawan. Sementara kakakku, Samba, lebih pantas berada di istana sebagai putra mahkota.”

Raden Wisata terharu mendengar keteguhan hati adiknya.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Kresna #Lakon #wayang #Samba