Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ipar Adalah Maut, Kisah Cinta Terlarang di Lakon Wayang Arjuna Bela 4

Ki Damar • Rabu, 10 September 2025 | 02:46 WIB
Ilustrasi lakon wayang Arjuna Bela.
Ilustrasi lakon wayang Arjuna Bela.

Lakon wayang Arjuna Bela oleh Ki Damar*

KESAL karena tak mendapat dukungan pamannya, Samba nekat mengungkit hubungan gelap Arjuna dengan Dewi Banowati, istri Prabu Duryudana. Isu itu memang jadi rahasia umum di kalangan istana.

Ucapan itu membuat Arjuna tersinggung berat. “Dasar anak tak tahu diri! Meski kau anak kakakku Prabu Dwarawati Kresna, aku tak gentar. Kau telah merendahkan harga diri satria Madukara!” bentaknya.

Subadra mencoba menenangkan, “Pangeran, hentikan! Ingat, dia keponakanmu.”

Suasana makin panas. Dewi Hagnyanawati tiba-tiba melepaskan panah ke arah Arjuna hingga ia terluka. Ia lalu menarik tangan Samba.

“Kita lari saja, Raden. Di sini tak aman. Aku yakin kakang Sitija sebentar lagi tiba,” katanya.

Samba dan Hagnyanawati pun meninggalkan Madukara. Mereka bertekad menuju Dwarawati untuk mencari perlindungan dari Prabu Kresna, ayah Samba.

Samba merasa yakin, sebagai putra mahkota, ayahnya tak akan menolak untuk membelanya.

Tak lama, Prabu Sitija tiba di Madukara. Ia langsung bertanya dengan nada penuh amarah, “Bagaimana, Paman? Apakah Samba sudah tewas di sini?”.

Arjuna menatap keponakannya itu. “Mengapa kau berharap adikmu mati, hai Sitija?”.

Sitija menjawab lantang, “Jangan pura-pura tidak tahu, Paman. Bagaimana aku tidak marah? Samba telah membawa lari istriku! Aku ingin tahu ke mana mereka kabur!”.

Tuan dan nyonya sekalian, ungkapan Ipar adalah Maut sempat tenar belakangan ini. Hal itu karena ketenaran sebuah film dengan judul yang mana.

Dan sebenarnya, kisah cinta tentang ipar adalah maut sudah ada sejak dahulu. Buktinya, terdapat dalam lakon wayang ini. Samba yang merupakan adik Sitija, mencintai Hagnyanawati (istri Sitija).

Sitija yang dipenuhi amarah tak membuat Arjuna terpancing. Dia berusaha tetap menahan diri.

“Aku tidak tahu tentang mereka,” jawabnya dingin, menyembunyikan luka batin sekaligus kemarahan yang mendidih. (*/den)

*Penulis lakon wayang Arjuna Bela alumnus ISI Surakarta

 

Editor : Deni Kurniawan
#Lakon wayang #Pandawa #kisah #Kresna #Hagnyanawati #wayang #Samba #Cerita #cinta #Arjuna Bela