Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Penjelasan Ajian Pancasona di Lakon Wayang Anjang Anjang Kahyangan 3

Ki Damar • Senin, 15 September 2025 | 04:09 WIB
Ilustrasi lakon wayang Anjang Anjang Kahyangan.
Ilustrasi lakon wayang Anjang Anjang Kahyangan.

Lakon wayang Anjang Anjang Kahyangan oleh Ki Damar*

SETELAH menenangkan diri, Prabu Kresna berbicara kepada Batara Wisnu dengan suara mantap namun berat.

“Pukulun, di luar sana prajurit Dwarawati menunggu keputusanku. Mereka siap melawan Sitija. Tapi dia adalah anakku. Aku bimbang, namun sebagai titisan Hyang Wisnu, tugasku menegakkan keadilan. Aku akan memberi hukuman yang setimpal,” ucap Kresna.

Batara Wisnu hanya tersenyum bijak.

“Kresna, kau memanggilku hanya untuk ini? Ingat, para dewa sudah melepaskan keterikatan duniawi. Anak, istri, tahta—semua hanyalah titipan. Bahkan dirimu sendiri bukan milikmu. Jalankan kewajibanmu. Tuntaskan tugasmu!” jawab Batara Wisnu.

Kresna kemudian mengungkap kegelisahannya. Sitija memiliki Ajian Pancasona, ilmu sakti yang membuatnya hidup kembali setiap kali mati.

“Bagaimana aku bisa mengalahkannya bila ia selalu bangkit?” tanya Kresna.

*Penulis lakon wayang kulit Anjang Anjang Kahyangan alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#sitija #Lakon wayang #Pandawa #kisah #wayang kulit #Kresna #Anjang Anjang Kahyangan #wayang #Cerita #Ajian Pancasona