Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rahasia Kekuatan Sang Werkudara: Mengapa Bima Selalu Diikuti Angin yang Wanginya Semerbak?

Ki Damar • Senin, 29 September 2025 | 02:00 WIB
Ilustrasi lakon wayang Bima Lena
Ilustrasi lakon wayang Bima Lena

Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

Bima, atau Werkudara, meskipun dikenal sebagai putra Prabu Pandu dan Dewi Kunti, sejatinya adalah putra dari Batara Bayu yang dititipkan kepada keluarga Astina.

Maka tidak heran bila penampilan tubuh, kekuatan, hingga aura yang terpancar dari dirinya begitu mirip dengan sang ayah, Batara Bayu.

Di antara para kadang Bayu seperti Anoman (Bayu Kinara), Ditya Jajakwreka (Bayu Anras), Resi Maenaka (Bayu Langgeng), Liman Setubanda (Bayu Kanetra), Naga Kuwera, dan Garuda Mahambira, Bima (Bayu Mangkurat) dianggap sebagai sosok yang paling menyerupai Batara Bayu, baik dari segi fisik maupun kekuatan.

Keistimewaan Bima terletak pada aura yang selalu menyertai kehadirannya.

Di manapun ia datang, orang-orang segera tahu karena angin sejuk yang berhembus lembut dan membawa aroma harum akan mendahului sosoknya.

Keharuman ini menjadi pertanda bahwa sang satria Jodipati telah tiba.

Tidak hanya itu, ketika Bima pergi, pusaran angin akan berhembus dari bawah telapak kakinya, menyerupai puting beliung kecil. Inilah yang membuat langkah Bima terasa ringan dan cepat.

Dengan satu kali lompatan, tubuhnya bisa melayang sejauh satu kilometer. Ketika amarahnya memuncak, kekuatan angin ini bahkan dapat berubah menjadi badai besar untuk menyingkirkan musuh-musuhnya.

Meskipun para kadang Bayu lain juga menguasai kekuatan angin, hanya Bima yang mampu memanfaatkannya dengan sempurna, menjadikannya satria Pandawa yang benar-benar istimewa.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#bima #Tokoh #wayang #batara