Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Supala Gugat 1: Berkali Ulang Ingatkan Sang Ayah

Ki Damar • Selasa, 18 November 2025 | 01:06 WIB
Ilustrasi lakon wayang Supala Gugat.
Ilustrasi lakon wayang Supala Gugat.

Lakon wayang Supala Gugat oleh Ki Damar*

SUPALA Gugat adalah salah satu lakon epik dalam dunia pewayangan yang mengisahkan kekacauan politik pasca wafatnya Prabu Jarasanda.

Bagian pertama lakon ini menghadirkan konflik batin Jayatsena -putra Jarasanda— dan peran penting Kresna dalam menentukan masa depan Negeri Magada.

Setelah Jarasanda Gugur, Magada Berguncang

Kerajaan Magada baru saja mengalami peristiwa besar.

Prabu Jarasanda terbunuh oleh Bima, setelah sebelumnya raja-raja yang dipenjarakan untuk dijadikan tumbal Batara Kala dibebaskan.

Dua sekutu Jarasanda, Hamsa dan Dimbaka, juga telah gugur di tangan Prabu Baladewa.

Kini, satu-satunya sekutu yang tersisa hanyalah Prabu Supala dari Cedipura.

Di tengah situasi itu, Jayatsena —putra Jarasanda— tenggelam dalam duka akibat kematian ayahnya.

Kresna Menegur: “Jangan Ulangi Kesalahan Ayahmu”.

Prabu Kresna, raja Dwarawati, mendekati Jayatsena dengan sebuah nasihat yang menggugah.

“Apakah kau juga akan melakukan kesalahan seperti ayahmu, Jayatsena?” tanya Kresna.

“Ayahmu arogan, dzalim, dan senang membunuh untuk dipersembahkan kepada Batara Kala.” 

Jayatsena menatap Kresna dengan mantap. Ia bukan lagi bocah yang bisa ditekan oleh kekuasaan ayahnya.

“Aku bukan bodoh, Sang Prabu. Ketika ayahku memerintah, aku berkali ulang mengingatkannya agar menjadi raja yang welas asih dan bijaksana. Namun aku selalu diusir.”

Jawaban itu membuat Kresna tersenyum. Ia menemukan secercah harapan bagi masa depan Magada.

Jayatsena, Harapan Baru Bagi Negeri Magada

Melihat tekad dan kedewasaan Jayatsena, Kresna berkata:

“Magada adalah negeri besar dengan sejarah panjang. Ia membutuhkan pemimpin muda yang bijak. Bila kelak Magada menobatkanmu sebagai raja, undanglah aku dan para Pandawa. Kami akan mendukungmu.”

Ucapan Kresna bukan sekadar janji, melainkan restu politik yang menentukan arah masa depan negeri itu. (*/den)

*Penulis lakon wayang Supala Gugat alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#Lakon wayang #Jayatsena #Kresna #Lakon #wayang #Supala Gugat #Cerita