Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang Srikandi Krida 2, Murka Batara Guru

Ki Damar • Kamis, 18 Desember 2025 | 01:30 WIB
Ilustrasi Srikandi, tokoh wayang terkenal (AI GENERATED/RADAR MADIUN)
Ilustrasi Srikandi, tokoh wayang terkenal (AI GENERATED/RADAR MADIUN)

Lakon Wayang oleh Ki Damar*

Bima menjawab dengan tegas,

“Bukankah ilmu memang harus disebarluaskan? Ilmu kebaikan tidak diciptakan untuk diri sendiri, tetapi harus dibagikan agar kebaikan hidup di hati semua orang. Bukankah itu justru membuatmu senang, pukulun?”

Batara Guru menarik napas. “Ulun senang, namun tidak semua ilmu pantas diajarkan kepada semua orang.”

“Jika ilmu tidak diajarkan, bagaimana manusia mengenal kebenaran sejati?” jawab Bima tanpa gentar. “Justru kini aku mencurigai paduka.”

“Kenapa kau mencurigai diriku?” tanya Batara Guru, suaranya meninggi.

“Karena dengan aku membagikan ilmu ini, paduka merasa kehilangan peran. Paduka takut kehilangan popularitas. Di zaman ini, banyak yang rela menempuh jalan keliru demi tetap dipuja. Manusia mengagungkan panggungnya sendiri hingga lupa jati dirinya.”

Perkataan itu membuat Batara Guru murka. Ia menganggap Bima telah memfitnah dewa.

“Pergilah ke Kawah Candradimuka,” titahnya dengan amarah yang tak tertahan.

Mendengar hukuman itu, para Pandawa maju serempak.

Mereka tidak rela bila Bima menanggung hukuman seorang diri. Sejak awal, mereka telah bersumpah hidup dan mati bersama.

“Baiklah,” kata Batara Guru dingin. “Jika satu dianggap bersalah, maka semua akan menerima hukuman.”

Dengan jala sutra, Batara Guru membawa Pandawa menuju Kawah Candradimuka.

Srikandi yang menyaksikan peristiwa itu merasakan keganjilan besar. Ia yakin telah terjadi ketidakadilan. Tanpa ragu, ia segera mencari Kyai Semar.

Setelah mendengar kisah di istana Amarta, Semar menjadi murka.

“Baiklah, Ndara Putri,” ucapnya mantap. “Aku akan membantu. Aku akan bersemayam dalam dirimu. Dengan itu, engkau akan menjadi sakti. Bukan hanya satria dan brahmana, bahkan para dewa akan tunduk bila kau berada di jalan yang benar.”

Dengan tekad bulat, Srikandi pun bersiap naik ke kahyangan.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#bima #srikandi #Pandawa #batara guru #semar #Lakon #wayang